Mentok, Bangka Barat-Lintassejahteranews.com — Volume air di aliran sungai sekitar Pasar Mentok, Kecamatan Mentok, hampir meluap hingga menyamai tinggi jalan aspal pada Selasa (9/12/2025) pagi. Kondisi ini membuat permukaan air mendekati dinding rumah warga yang berada di pinggiran sungai, memicu kewaspadaan masyarakat setempat.
Kepala BPBD Bangka Barat, Safrizal, mengatakan fenomena ini dipicu oleh pasangnya air laut yang diprediksi masih berlangsung beberapa hari ke depan. “Ketinggian air laut di perairan Mentok pada 9 Desember 2025 mencapai posisi 42 atau 4,2 meter pukul 10.00 WIB, dan diperkirakan pada 10 Desember 2025 berada di posisi 40 atau 4,0 meter pukul 11.00 WIB,” ujar Safrizal.
Pantauan Kompas, air sungai tampak berwarna kuning akibat lumpur terbawa arus, namun warga di sekitar kawasan tetap melakukan aktivitas sehari-hari. Pedagang tetap membuka lapak, pembeli bertransaksi, dan pengguna jalan melintas sambil memantau perkembangan kondisi air.
Selain itu, Kepala Perwakilan Wilayah Bangka Belitung, Tanti Erlena, menyatakan pihaknya terus memantau situasi dan berkoordinasi dengan BPBD setempat untuk memastikan tidak terjadi dampak serius bagi warga.
Fenomena pasang air laut ini merupakan peristiwa tahunan yang biasanya terjadi menjelang akhir tahun, terutama saat fase purnama atau bulan baru. Meski potensi luapan cukup tinggi, warga telah terbiasa dengan kondisi tersebut dan umumnya sudah menyiapkan langkah antisipasi.
BPBD Bangka Barat mengimbau warga agar tetap waspada, terutama bagi yang tinggal di dekat aliran sungai, serta selalu mengikuti informasi resmi terkait ketinggian air dari pemerintah daerah.
Liputan:Tanti















